CARANECOM

Caranecom is a Informative Blogging, place of Information and Learning

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN SIARAN DAN ACIAN


Pelaksanaan Pekerjaan Siaran ini biasanya dilaksanakan untuk finishing pasangan batu, beton dan atau graveloid, dimana sebagai contoh untuk pelaksanaan pekerjaan bangunan air seperti bangunan sadap, bangunan bagi sadap atau saluran yang menggunakan pasangan batu sebaiknya dilakukan siaran antara celah-celah pasangan batu yang biasa digunakan adalah campuran 1 : 2 atau 1 : 3. atau sesuai dengan gambar rencana.
mengapa lebih baik disiar dan bukan diplester saja untuk pasangan batu pada bangunan air?
Hal ini dikarenakan permukaan batu sudah besifat keras dan secara alami tahan dari gerusan arus air sehingganya hanya perlu dilakukan siaran yang menutupi antara celah-celah pasangan batu.
Berikut adalah contoh metode pelaksanaan pekerjaan Siaran :

METODE PELAKSANAAN

Pekerjaan Persiapan
Pekerjaan Pengukuran
Pekerjaan Mobilisasi
Pekerjaan Direksi Keet
Pekerjaan Pasangan Bowplank
Pekerjaan Pasangan Batu
Pekerjaan Plesteran 1 : 3
Pekerjaan Siaran 1 : 2

Metode pelaksanaan pekerjaan siaran ini dibuat untuk kelengkapan persyaratan dan pemahaman kami dalam melaksanakan tahapan-tahan pekerjaan siaran.
Sebelum melaksanakan pekerjaan siaran dasar permukaan yang akan di siar terlebih dahulu dibersihkan dengan menggunakan sikat baja yang dibasahi dengan air, dan memastikan tidak ada kerak-kerak spesi, minyak dan atau bahan lainya yang menempel pada permukaan yang akan disiar tersebut.
Mempersiapkan peralatan untuk melaksanakan siaran berupa :
- Dolaq
- Cetok untuk menempelkan spesi
- Sekop
- Pacul
- Ember Cor
- Sendok/spoon untuk Penghalus Permukan siaran
- dll.
Serta menyiapkan bahan-bahan untuk siaran antara lain adalah :
- Portland Cement
- Pasir Pasang yang di ayak
- Air Pencampur
- dll.
Bahan yang digunakan adalah bahan dengan mutu baik yang memenuhi persyaratan sesuai spesifikasi teknis sebagai bahan siaran serta telah mendapat persetujuan dari pemilik/direksi pekerjaan.
Sementara air yang digunakan dalam pencampuran harus bebas dari kotoran debu, minyak dll. yang dapat menghambat terjadinya ikatan antara bidang siar dengan pasangan.

Baca Juga : Metode Pelaksanaan Pekerjaan Plesteran

Syarat-syarat bahan yang akan digunakan adalah sebagai berikut :
1. Semen
Semen   akan   disediakan   oleh   Penyedia Jasa dari   hasil   produksi pabrik yang disetujui  oleh Direksi Pekerjaan.
Semen  harus terbungkus dalam  kantong-kantong  yang cukup  kuat untuk tahan penanganan kasar.
Segera setelah diterimanya di lapangan kerja,   semen akan   disimpan dalam penyimpanan  yang  kering,    tahan  air    dan    diberikan  ventilasi  yang    memadai, dengan pencegahan penyerapan kelembaban yang cukup. Cara penanganan dan penyimpanan semen oleh Penyedia Jasa harus sesuai dengan persetujuan  Direksi Pekerjaan.

2. Pasir Pasang
Pasir harus berkualitas baik dengan diameter maksimum 2.00 mm atau berdasarkan petunjuk Direksi Pekerjaan. Pasir harus bersih, keras, padat, tidak tercampur batu pecah dan harus bebas dari banyak kotoran lempung, lanau dan bahan kimia lain yang dapat mempengaruhi kekuatan campuran.

3. Air Pencampur
Air   yang   digunakan pada pencampuran   adukan   untuk siaran dengan perbandingan campuran 1 Semen : 2 Pasir adalah air bersih dan bebas dari kotoran, tidak  mengandung endapan lumpur,  zat-zat  organik,  alkali,  garam atau tidak mengandung bahan-bahan yang dapat mempengaruhi daya lekat beton, seperti minyak dan lemak. Pengukuran pekerjaan Siaran dengan perbandingan campuran 1 Semen : 2 Pasir diukur menurut dimensi yang sudah dipasang sesuai dengan bangunan yang dibuat berdasarkan gambar rencana.

Baca juga : Perbedaan CCO dengan Amandemen

Pelaksanaan pekerjaan Siaran dengan menggunakan campuran 1Pc : 2Ps sudah bisa dilaksanakan setelah permukaan memang telah betul-betul bersih dari kotoran dan jika perlu harus dikeruk pada celah antara batu hingga sedalam antara 1 s/d 2 cm serta dibasahi secukupnya agar terjadi ikatan yang kuat antara siaran dengan pasangan tersebut.
Tebal siaran adalah 2 cm dan untuk siaran tebal minimalnya 1 cm dari permukaan batu.

Bagian siaran akan selalu dijaga dan dipelihara keembabannya dan memastikan tidak sampai terkena sinar matahari secara langsung untuk menghindari penguapan air yang terlalu cepat sehingga akan menurunkan kekuatan dari siaran itu sendiri, untuk menghindari hal tersebut kontraktor akan menggunakan cara curing dengan menutupi permukaan siaran dengan karung goni atau bahan lain dan dibasahi dengan air, hal ini akan terus dijaga hingga umur siaran telah memenuhi syarat standard PBI antar 14 s/d 28 HK.

Pelaksanaan pekerjaan siaran ini akan dilaksanakan sesuai dengan volume yang tertuang dalam bill of quantity (BOQ) dengan volume rencana adalah : 785,25 M2 dengan kapasitas produksi tenaga kerja perhari adalah 1,70 m2, sehingga dibutuhkan waktu kurang lebih 38 (tiga puluh delapan) hari kalender atau sama dengan 5 (lima) minggu yang akan dimulai pada minggu ke sepuluh pada bulan ke 4 (empat).

Baca Juga : Perlu atau Wajib Aanwijzing lapangan

Pekerjaan Acian
Sebelum di Aci, maka permukaan yang akan di Aci harus dibersihkan terlebih dahulu dengan sikat baja yang dibasahi dengan air
Mempersiapkan alat dan bahan; bahan yang digunakan adalah bahan semen dengan mutu baik yang memenuhi persyaratan sebagai bahan Acian serta telah mendapat persetujuan dari direksi pekerjaan.
Sementara air yang digunakan dalam campuran harus bebas dari kotoran debu minyak dll yang dapat menghambat terjadinya ikatan antara bidang Acian dengan pasangan/beton.
Melaksanakan pengadukan adukan dengan metode yang telah mendapat persetujuan dari direksi pekerjaan,
Bagian Acian harus selalu dijaga dan dipelihara kelembabannya jangan sampai terkena matahari secara langsung untuk menghindari penguapan air yang terlalu cepat sehingga akan menurunkan kekuatan dari Acian itu sendiri.


Pelaksanaan pekerjaan Acian dilaksanakan dengan volume 104,70 M2 dengan kapasitas produksi tenaga kerja per hari adalah 17,40 M2 waktu rencana 6 Hari Kalender atau 1 Minggu dimulai pada minggu ke Empat Belas di bulan ke Empat. 

Kami akan mengendalikan mutu, waktu kerja serta bahan dan tenaga dan dalam pelaksanaan pekerjaan ini. Jadwal pelaksanaan kerja yang telah di setujui pihak proyek yang akan menjadi acuannya, dengan cara membuat rencana kerja mingguan dan setiap minggu akan dilakukan koreksi atas hasil pelaksanaan pekerjaanya.

Demikian metode pelaksanaan pekerjaan ini dibuat dan pada pelaksanaanya tetap perlu mendapatkan panduan dan petunjuk dari Direksi  pekerjaan dilapangan
Terima kasih 
Semoga bermanfaat
Salam Caranecom